Gadget Pertama, Jadikan Warna Baru Hidup Gue

iPhone 6s di atas meja
Sumber gambar: https://www.proiphoneunlock.co.uk/how-unlock-iphone-6s-network/

“Inilah perkenalan pertama gue dengan gadget setelah 3 tahun menjadi tunanetra. Setelah iPhone dalam genggaman, gue pun mulai mencoba untuk mengoperasikannya.”


Perkembangan teknologi saat ini memang sudah sangat pesat. Banyak hal yang dahulu tampak tidak mungkin, sekarang menjadi sangat mungkin berkat adanya teknologi. Meskipun begitu, tidak pernah terbayang di pikiran gue bahwa perkembangan teknologi tersebut juga mempengaruhi kemajuan hidup para tunanetra. Ya, kebanyakan orang tidak pernah berpikir bahwa saat ini tunanetra bisa mengoperasikan berbagai macam gadget, mulai dari smartphone hingga komputer.

Rasa penasaran gue terhadap teknologi aksesibel bagi tunanetra berawal dari sebuah tayangan televisi di awal tahun 2013. Pada acara tersebut dikisahkan seorang mahasiswi tunanetra yang menjadikan smartphone dan komputer sebagai alat bantunya dalam menempuh pendidikan. Mendengar hal itu, gue pun langsung tertarik. Sayangnya, tidak banyak informasi yang berhasil gue dapat dari tayangan itu.

Gue menceritakan hal tersebut ke nyokap dan kakak-kakak gue. Tapi seperti yang sudah gue duga, tidak ada satupun dari mereka yang mengetahui tentang hal itu. Gue pun meminta bantuan kakak-kakak gue untuk mencari informasi lebih lanjut mengenai smartphone yang dapat digunakan oleh tunanetra.

Kebetulan gue dan keluarga gue tinggal di Jakarta. Mendengar permintaan gue, salah satu kakak gue pun segera menuju ke pusat perdagangan smartphone yang cukup besar di kawasan kuningan. Hasilnya nihil. Dari puluhan toko yang disambangi oleh kakak gue, tidak satupun yang mengetahuinya. Pupuslah harapan gue saat itu.

Gue pun kembali harus menjalani hari-hari gue dalam kebosanan. Sampai akhirnya gue mendengar kabar kalau salah satu kakak perempuan gue berhasil mendapatkan informasi yang gue cari dari sebuah pusat perdagangan smartphone di kawasan lebak bulus.

Ternyata smartphone yang dimaksud adalah smartphone berlogo apel asal Amerika Serikat yang bernama iPhone. iPhone sudah dibekali fitur screen reader (pembaca layar) yang disebut VoiceOver, sehingga memmbuat iPhone dapat digunakan dengan baik oleh tunanetra. Cukup dengan mengaktifkan fitur tersebut, iPhone akan menyuarakan informasi apapun yang tampil pada layar.

Dengan rasa bahagia karena membayangkan gue akan kembali bisa berselancar di dunia maya dan berkomunikasi menggunakan sebuah smartphone, akhirnya gue memutuskan untuk membeli satu unit iPhone. Inilah perkenalan pertama gue dengan gadget setelah 3 tahun menjadi tunanetra. Setelah iPhone dalam genggaman, gue pun mulai mencoba untuk mengoperasikannya.

Di luar dugaan, ternyata mengoperasikannya tidak semudah yang gue bayangkan. Ditambah lagi tidak ada yang bisa menjelaskan ke gue bagaimana cara penggunaan VoiceOver. Walaupun mayoritas keluarga gue menggunakan iPhone, tapi ternyata cara penggunaannya berbeda total ketika VoiceOver dalam keadaan aktif. VoiceOver banyak menggunakan gestures (gerakan jari) dalam pengoperasiannya.

Dengan semangat juang tinggi, semalam suntuk gue coba mempelajari penggunaan VoiceOver. Hasilnya tidak terlalu buruk. Hari pertama gue sudah bisa mengirim SMS dan melakukan panggilan telepon. Hari berikutnya, gue mulai bisa berselancar di dunia maya, walaupun dengan kemampuan yang masih sangat terbatas.

Semakin hari, gue pun semakin terbiasa menggunakan iPhone. Gue banyak belajar dari internet tentang penggunaan VoiceOver. Gue juga aktif berdiskusi dengan para pengguna VoiceOver dari negara lain melalui beberapa forum internasional di dunia maya. Kebetulan saat itu gue memang sedang tidak memiliki kegiatan. Mulai dari bangun tidur hingga menjelang tidur, kerjaan gue ya cuma mengutak-atik benda satu itu.

Sekarang gue sudah mampu mengoperasikan iPhone dengan baik. Gue juga bergabung dengan komunitas pengguna iPhone yang cukup besar di Indonesia. Buat gue, iPhone bukan cuma sekedar smartphone, tapi juga sahabat gue saat itu. Gue seperti menemukan warna baru di hidup gue. Tidak hanya sebagai alat komunikasi, benda satu itu juga banyak memudahkan gue dalam kehidupan sehari-hari. Teknologi benar-benar telah mengubah segalanya. Mulai dari memesan transportasi online, hingga transaksi perbankan kini sudah bisa gue lakukan secara mandiri.

Advertisements

8 thoughts on “Gadget Pertama, Jadikan Warna Baru Hidup Gue

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s