Category Archives: Sahabat

Ketika Tunanetra Nobar Di Istana Negara

Tunanetra peserta nobar berfoto di halaman Istana Negara
Sumber gambar: koleksi pribadi

“Ega, mau ikut nobar ga?” Suara yang sangat akrab di telinga gue terdengar di ujung telepon. Itu Santi, salah satu sahabat tunanetra gue. Agak heran gue menerima telepon Santi kali itu. Gue dan Santi memang cukup sering berkomunikasi via telepon. Tapi kabar yang dibawa Santi kali itu terdengar tidak biasa buat gue.

Continue reading Ketika Tunanetra Nobar Di Istana Negara

Advertisements

Cahaya Pertama di Kehidupan Baru

Laptop dengan layar menyala
Sumber gambar: http://pngimg.com/img/electronics/laptop


“Alangkah terkejutnya gue setelah berbincang dengan mereka. Ternyata kehidupan mereka jauh lebih menyenangkan dari yang pernah gue bayangkan.”

 

Berat. Begitulah rasanya hidup gue ketika gue kehilangan penglihatan. Apa yang ada di pikiran gue saat itu mungkin sama dengan apa yang ada dalam pikiran orang pada umumnya—dengan menjadi tunanetra maka gue sudah kehilangan kebahagiaan dan masa depan. Tapi ternyata semua itu tidak sepenuhnya benar.

Continue reading Cahaya Pertama di Kehidupan Baru